KoasKitMasukCoba gratis 7 hari

Odds Ratio (OR) / Relative Risk (RR)

Relative Risk (RR) dan Odds Ratio (OR) membandingkan kejadian suatu luaran antara kelompok terpajan dan tidak terpajan dari tabel 2×2, dengan RR untuk studi kohort atau uji klinis dan OR untuk studi kasus-kontrol. Nilai 1 berarti tidak ada asosiasi, nilai lebih dari 1 berarti risiko atau odds lebih tinggi pada kelompok terpajan, nilai kurang dari 1 berarti lebih rendah, dan OR hanya mendekati RR bila luarannya jarang.

Mulai dari pasien yang sudah punya luaran (kasus), lalu bandingkan dengan kontrol.

Tabel 2×2

Isi jumlah pasien di setiap sel.

Kasus
Kontrol
Total
Terpajan
Tidak terpajan
Total

Kriteria penilaian

Sel tabel 2×2Isi sel
aKasus yang terpajan
bKontrol yang terpajan
cKasus yang tidak terpajan
dKontrol yang tidak terpajan

Keterangan

  • a: jumlah kasus yang terpajan. Nilainya dalam satuan jumlah subjek, yaitu 0 atau lebih.
  • b: jumlah kontrol yang terpajan. Nilainya dalam satuan jumlah subjek, dan harus lebih dari 0 agar OR bisa dihitung.
  • c: jumlah kasus yang tidak terpajan. Nilainya dalam satuan jumlah subjek, dan harus lebih dari 0 agar OR bisa dihitung.
  • d: jumlah kontrol yang tidak terpajan. Nilainya dalam satuan jumlah subjek, yaitu 0 atau lebih.
  • Odds: perbandingan jumlah yang terpajan dengan jumlah yang tidak terpajan dalam satu kelompok. Nilainya 0 atau lebih.
  • OR (Odds Ratio): odds pajanan pada kasus dibagi odds pajanan pada kontrol, yaitu (a × d) ÷ (b × c). Nilainya 0 atau lebih, dan nilai 1 berarti tidak ada asosiasi.

Relative Risk (RR) tidak dihitung pada studi kasus-kontrol, karena penelitilah yang menentukan jumlah kasus dan kontrol. Nilai OR 1 berarti tidak ada asosiasi, nilai lebih dari 1 berarti odds pajanan lebih tinggi pada kasus, dan nilai kurang dari 1 berarti lebih rendah. OR mendekati RR hanya bila luarannya jarang. Sel b dan c harus lebih dari 0.

Sumber

Bland JM, Altman DG. “Statistics notes: the odds ratio.” BMJ. 2000;320(7247):1468. PMID 10827061, DOI 10.1136/bmj.320.7247.1468. Catatan ini mendefinisikan risiko relatif sebagai rasio proporsi dan rasio odds sebagai rasio dua odds pada tabel 2×2, tetapi tidak membahas desain kasus-kontrol dan kapan OR mendekati RR. Kedua hal itu berasal dari Altman DG, Deeks JJ, Sackett DL. “Odds ratios should be avoided when events are common.” BMJ. 1998;317(7168):1318 (surat). PMID 9804732, DOI 10.1136/bmj.317.7168.1318, dan dari Higgins JPT, Li T, Deeks JJ (editor). Cochrane Handbook for Systematic Reviews of Interventions, versi 6.5, bab 6, bagian 6.4.1 (risk ratio dan odds ratio, sel bernilai nol, dan alasan keduanya berbeda bila kejadian umum), https://www.cochrane.org/authors/handbooks-and-manuals/handbook/current/chapter-06. Sumber terbuka untuk penelusuran: Tenny S, Hoffman MR. Relative Risk. StatPearls (NBK430824), updated 2023, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430824/; Tenny S, Hoffman MR. Odds Ratio. StatPearls (NBK431098), updated 2026, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK431098/. Alat ini tidak menghitung interval kepercayaan.