KoasKitMasukCoba gratis 7 hari

NNT / NNH (Number Needed to Treat / Number Needed to Harm)

NNT (Number Needed to Treat) menyatakan berapa pasien yang perlu menerima perlakuan dibandingkan pembanding agar satu pasien tambahan terhindar dari suatu kejadian, dan dihitung dari CER (Control Event Rate) dan EER (Experimental Event Rate) dalam satu uji klinis. NNT dibulatkan ke atas menjadi bilangan bulat dan NNT yang lebih kecil berarti manfaat absolut yang lebih besar, sedangkan bila EER lebih tinggi dari CER kalkulator menampilkan NNH (Number Needed to Harm), yaitu jumlah pasien untuk satu kejadian merugikan tambahan.

Bandingkan kejadian pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol.

Tabel 2×2

Isi jumlah pasien di setiap sel.

Kejadian ada
Kejadian tidak ada
Total
Perlakuan
Kontrol
Total

Rumus

ARR = CER − EER, NNT = 1 / ARR (dibulatkan ke atas), dan RRR = ARR / CER

Bila EER lebih tinggi dari CER, ARI sama dengan EER dikurangi CER, dan NNH sama dengan 1 dibagi ARI, juga dibulatkan ke atas. Masukkan CER dan EER sebagai proporsi 0 sampai 1, misalnya 0,30 untuk 30 persen.

Keterangan

  • a: jumlah pasien perlakuan dengan kejadian ada. Nilainya dalam satuan jumlah pasien, yaitu 0 atau lebih.
  • b: jumlah pasien perlakuan dengan kejadian tidak ada. Nilainya dalam satuan jumlah pasien, yaitu 0 atau lebih.
  • c: jumlah pasien kontrol dengan kejadian ada. Nilainya dalam satuan jumlah pasien, dan harus lebih dari 0 agar RR dan RRR bisa dihitung.
  • d: jumlah pasien kontrol dengan kejadian tidak ada. Nilainya dalam satuan jumlah pasien, yaitu 0 atau lebih.
  • CER (Control Event Rate): proporsi pasien di kelompok kontrol yang mengalami kejadian, yaitu c / (c + d). Nilainya berkisar dari 0 sampai 1.
  • EER (Experimental Event Rate): proporsi pasien di kelompok perlakuan yang mengalami kejadian, yaitu a / (a + b). Nilainya berkisar dari 0 sampai 1.
  • RR (Relative Risk): risiko kejadian pada kelompok perlakuan dibagi risiko kejadian pada kelompok kontrol, yaitu EER ÷ CER. Nilainya 0 atau lebih, dan nilai 1 berarti tidak ada asosiasi.
  • ARR (Absolute Risk Reduction): selisih CER dikurangi EER, yaitu berapa banyak perlakuan menurunkan risiko secara absolut. Nilainya berkisar dari 0 sampai 1 (0% sampai 100%), dan hanya dihitung bila CER lebih tinggi dari EER.
  • ARI (Absolute Risk Increase): selisih EER dikurangi CER, yaitu berapa banyak perlakuan menaikkan risiko secara absolut. Nilainya berkisar dari 0 sampai 1 (0% sampai 100%), dan hanya dihitung bila EER lebih tinggi dari CER.
  • RRR (Relative Risk Reduction): ARR dibagi CER, yaitu seberapa besar risiko turun dibandingkan risiko di kelompok kontrol. Nilainya berkisar dari 0 sampai 1 (0% sampai 100%).
  • NNT (Number Needed to Treat): jumlah pasien yang perlu diobati agar satu kejadian tambahan tercegah, yaitu 1 dibagi ARR dan dibulatkan ke atas. Nilainya dalam satuan jumlah pasien, yaitu bilangan bulat 1 atau lebih, dan semakin kecil semakin besar manfaatnya.
  • NNH (Number Needed to Harm): jumlah pasien yang perlu diberi perlakuan agar satu kejadian merugikan tambahan terjadi, yaitu 1 dibagi ARI dan dibulatkan ke atas. Nilainya dalam satuan jumlah pasien, yaitu bilangan bulat 1 atau lebih, dan semakin besar semakin aman.

Jika CER lebih tinggi dari EER (perlakuan menurunkan luaran yang merugikan), yang ditampilkan adalah ARR, RRR, dan NNT. Jika EER lebih tinggi dari CER (perlakuan atau pajanan menaikkan luaran yang merugikan), yang ditampilkan adalah ARI dan NNH. NNT dan NNH dibulatkan ke atas ke bilangan bulat berikutnya, seperti di Cochrane Handbook. NNT hanya berlaku untuk luaran dan periode waktu uji klinis asalnya, bukan sifat tetap suatu obat. Cochrane menyarankan penulisan NNTB (Number Needed to Treat to Benefit) dan NNTH (Number Needed to Treat to Harm), bukan NNH, karena NNH bisa disalahartikan sebagai jumlah orang yang akan mengalami kerugian.

Contoh perhitungan

Sebagai contoh, sebuah uji klinis mencatat kejadian pada 30 persen pasien kelompok kontrol (CER 0,30) dan 18 persen pasien kelompok perlakuan (EER 0,18). Penurunan risiko absolutnya 12 persen dan penurunan risiko relatifnya 40 persen. NNT-nya 9, jadi 9 pasien perlu diobati agar satu kejadian tambahan tercegah.

Sumber

Cochrane Handbook for Systematic Reviews of Interventions, bab 15 (Schünemann HJ, Vist GE, Higgins JP, Santesso N, Deeks JJ, Glasziou P, Akl EA, Guyatt GH; versi 6.5, 2024), https://www.cochrane.org/authors/handbooks-and-manuals/handbook/current/chapter-15. Bagian 15.4.1 memuat penurunan risiko relatif, bagian 15.4.2 mendefinisikan jumlah yang perlu diobati dan menyarankan NNTB dan NNTH, bukan NNH, dan bagian 15.4.4.1 memuat rumus NNT = 1 / |selisih risiko| yang dibulatkan ke atas ke bilangan bulat berikutnya. Bacaan lanjutan adalah Mendes D, Alves C, Batel-Marques F. Number needed to treat (NNT) in clinical literature: an appraisal. BMC Med. 2017;15:112, DOI 10.1186/s12916-017-0875-8 (akses terbuka). Konsep ini diperkenalkan oleh Laupacis A, Sackett DL, Roberts RS. N Engl J Med. 1988;318(26):1728-1733, DOI 10.1056/NEJM198806303182605, PMID 3374545.