Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Index 2000 (SLEDAI-2K)
Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Index 2000 (SLEDAI-2K) menilai aktivitas lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus, SLE) dari 24 deskriptor klinis dan laboratorium yang ada saat kunjungan atau dalam 10 hari sebelumnya, masing-masing berbobot 1, 2, 4, atau 8 poin. Skor total berkisar dari 0 sampai 105, dan makin tinggi skornya, makin aktif penyakitnya.
Kriteria penilaian
| Deskriptor | Bobot (poin) |
|---|---|
| Kejang yang baru terjadi (penyebab metabolik, infeksi, dan obat disingkirkan) | 8 |
| Psikosis (uremia dan penyebab obat disingkirkan) | 8 |
| Sindrom otak organik (penyebab metabolik, infeksi, dan obat disingkirkan) | 8 |
| Gangguan penglihatan akibat perubahan retina SLE atau neuritis optik | 8 |
| Neuropati sensorik atau motorik baru pada saraf kranial | 8 |
| Sakit kepala hebat dan menetap yang tidak membaik dengan analgesik narkotik | 8 |
| Stroke baru (aterosklerosis disingkirkan) | 8 |
| Vaskulitis (ulserasi, gangren, nodul jari nyeri, infark periungual, atau terbukti biopsi atau angiogram) | 8 |
| Artritis pada dua sendi atau lebih | 4 |
| Miositis | 4 |
| Silinder heme-granular atau sel darah merah di urin | 4 |
| Hematuria (lebih dari 5 sel darah merah per lapang pandang besar) | 4 |
| Proteinuria (lebih dari 0,5 gram per 24 jam) | 4 |
| Piuria (lebih dari 5 sel darah putih per lapang pandang besar) | 4 |
| Ruam tipe inflamasi | 2 |
| Kerontokan rambut abnormal, setempat maupun menyebar | 2 |
| Ulserasi di mulut atau hidung | 2 |
| Nyeri dada pleuritik dengan gesekan pleura, efusi, atau penebalan pleura | 2 |
| Nyeri perikardial dengan gesekan, efusi, atau konfirmasi EKG atau ekokardiografi | 2 |
| Complement Hemolytic 50% (CH50), complement component 3 (C3), atau complement component 4 (C4) di bawah batas bawah normal laboratorium | 2 |
| Ikatan DNA pada uji Farr di atas rentang normal laboratorium | 2 |
| Demam lebih dari 38 °C (penyebab infeksi disingkirkan) | 1 |
| Trombosit kurang dari 100.000 per mm³ (penyebab obat disingkirkan) | 1 |
| Leukosit kurang dari 3.000 per mm³ (penyebab obat disingkirkan) | 1 |
| Skor total | 0 sampai 105 |
Keterangan
- SLEDAI-2K (Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Index 2000): indeks aktivitas lupus yang menjumlahkan bobot deskriptor yang aktif. Nilainya berkisar dari 0 sampai 105.
- SLE (Systemic Lupus Erythematosus): lupus eritematosus sistemik, penyakit autoimun yang dapat mengenai banyak organ.
- Deskriptor (Descriptor): satu gejala, tanda, atau hasil laboratorium yang dinilai. Indeks ini memuat 24 deskriptor dan tiap deskriptor dihitung bila ada saat kunjungan atau dalam 10 hari sebelumnya.
- Bobot (Weight): poin tetap tiap deskriptor. Nilainya berkisar dari 1 sampai 8, yaitu 1, 2, 4, atau 8.
- CH50 (Complement Hemolytic 50%): uji aktivitas komplemen total, dalam satuan yang dipakai laboratorium yang memeriksa.
- C3 dan C4 (Complement component 3 dan 4): protein sistem komplemen, dalam satuan yang dipakai laboratorium yang memeriksa, biasanya mg/dL.
- Ikatan DNA pada uji Farr (DNA binding, Farr assay): uji yang mengukur antibodi terhadap DNA. Satuannya mengikuti laboratorium yang memeriksa.
Cara membaca skor
- Skor 0 berarti tidak ada deskriptor yang aktif saat kunjungan atau dalam 10 hari sebelumnya.
- Skor 1 sampai 5 termasuk rentang aktivitas ringan.
- Skor 6 sampai 10 termasuk rentang aktivitas sedang. Satu deskriptor berbobot 8, seperti kejang atau psikosis, sudah cukup untuk mencapai rentang ini.
- Skor 11 sampai 19 termasuk rentang aktivitas tinggi.
- Skor 20 atau lebih termasuk rentang aktivitas sangat tinggi.
Hitung deskriptor yang ada saat kunjungan atau dalam 10 hari sebelumnya. Ruam, alopesia, ulkus mukosa, dan proteinuria juga dihitung bila menetap, tidak hanya bila baru atau kambuh.
Skor ini mengukur aktivitas penyakit, bukan kerusakan organ. Bobot tiap deskriptor tetap, sehingga trombositopenia ringan dan berat sama-sama bernilai 1 poin, dan indeks ini tidak mencakup manifestasi seperti anemia hemolitik, pneumonitis, dan penyakit saluran cerna. Kelima rentang aktivitas ini dipakai di sebagian literatur, tetapi tidak ditetapkan oleh makalah SLEDAI-2K.
Contoh perhitungan
Sebagai contoh, seorang perempuan berusia 24 tahun dengan SLE datang dengan nyeri dan bengkak pada kedua lutut dan pergelangan tangan, ruam baru di pipi, proteinuria 0,8 gram per 24 jam, komplemen rendah, dan peningkatan ikatan DNA. Skornya 14, sehingga aktivitas penyakit berada pada kategori tinggi.
Sumber
Gladman DD, Ibanez D, Urowitz MB. “Systemic lupus erythematosus disease activity index 2000.” J Rheumatol. 2002;29(2):288-291. PMID 11838846. Jendela 30 hari: Touma Z, Urowitz MB, Gladman DD. “SLEDAI-2K for a 30-day window.” Lupus. 2010;19(1):49-51. DOI 10.1177/0961203309346505, PMID 19910390. Sumber terbuka untuk penelusuran: Suszek D, Dubaj M, Bigosiński K, dkk. “Usefulness in daily practice of the Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Index 2000 scale and the Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Score index for assessing the activity of systemic lupus erythematosus.” Reumatologia. 2024;62(3):187-195. DOI 10.5114/reum.2024.141291, PMID 39055730, PMC11267658 (CC BY-NC-SA 4.0).