KoasKitMasukCoba gratis 7 hari

Wells Score (DVT)

Wells Score menilai probabilitas klinis Deep Vein Thrombosis (DVT, trombosis vena dalam) pada pasien yang dicurigai menderita DVT, sebelum pemeriksaan penunjang dilakukan. Skor total berkisar dari -2 sampai 9, dengan skor 0 atau kurang berarti probabilitas rendah, 1 sampai 2 sedang, dan 3 atau lebih tinggi.

Kriteria penilaian

KriteriaPoin
Kanker aktif (diobati dalam 6 bulan terakhir atau paliatif)1
Kelumpuhan, paresis, atau gips pada tungkai bawah baru-baru ini1
Terbaring di tempat tidur lebih dari 3 hari, atau operasi besar dalam 12 minggu1
Nyeri tekan terlokalisasi sepanjang sistem vena dalam1
Seluruh tungkai bengkak1
Betis bengkak lebih dari 3 cm dibandingkan tungkai lain (diukur 10 cm di bawah tuberositas tibia)1
Edema pitting hanya pada tungkai yang bergejala1
Vena superfisial kolateral (bukan varises)1
Riwayat DVT terdokumentasi sebelumnya1
Ada diagnosis alternatif yang sama mungkinnya atau lebih mungkin daripada DVT-2
Skor total-2 sampai 9

Keterangan

  • Wells Score (DVT): skor yang menilai probabilitas klinis DVT sebelum pemeriksaan penunjang. Skor totalnya berkisar dari -2 sampai 9.
  • DVT (Deep Vein Thrombosis): trombosis vena dalam, yaitu bekuan darah di vena dalam, paling sering di tungkai.
  • Diagnosis alternatif: bila ada diagnosis lain yang sama mungkinnya atau lebih mungkin daripada DVT, skor dikurangi 2 poin.
  • USG (Ultrasonography): pemeriksaan ultrasonografi, yang dipakai untuk memastikan atau menyingkirkan DVT.

Cara membaca skor

  • Probabilitas rendah (skor 0 atau kurang). Pada kohort asli 1997 sekitar 3% pasien di kelompok ini mengalami DVT atau emboli paru. Pertimbangkan D-dimer untuk menyingkirkan DVT.
  • Probabilitas sedang (skor 1 sampai 2). Pada kohort asli 1997 sekitar 17% pasien di kelompok ini mengalami DVT atau emboli paru. Pertimbangkan D-dimer sensitivitas tinggi atau USG.
  • Probabilitas tinggi (skor 3 atau lebih). Pada kohort asli 1997 sekitar 75% pasien di kelompok ini mengalami DVT atau emboli paru. Langsung lakukan USG diagnostik. Ada juga versi 2 tingkat, yang menyebut skor 1 atau kurang sebagai "DVT tidak mungkin" (D-dimer untuk menyingkirkan) dan skor 2 atau lebih sebagai "DVT mungkin" (USG disarankan). Periksa batas mana yang dipakai pedomanmu.

Ini skor Wells termodifikasi. Riwayat DVT terdokumentasi menambah 1 poin, dan jendela operasi adalah 12 minggu. Makalah 1997 tidak memuat keduanya, karena mengecualikan pasien dengan DVT atau emboli paru sebelumnya dan menyebut jendela 4 minggu. Persentase di atas berasal dari kohort 1997, sedangkan saran D-dimer dan USG berasal dari panduan yang lebih baru dan tidak ada di makalah. Bila kedua tungkai bergejala, nilai tungkai yang lebih bergejala.

Contoh perhitungan

Sebagai contoh, seorang pasien memiliki nyeri tekan sepanjang vena dalam dan betis yang 4 cm lebih besar daripada tungkai sebelahnya, tanpa kriteria lain. Skornya 2, sehingga probabilitas DVT tergolong sedang pada model tiga tingkat. Pada model dua tingkat, skor 2 atau lebih berarti DVT mungkin.

Sumber

Wells PS, Anderson DR, Bormanis J, Guy F, Mitchell M, Gray L, Clement C, Robinson KS, Lewandowski B. “Value of assessment of pretest probability of deep-vein thrombosis in clinical management.” Lancet. 1997;350(9094):1795-1798. DOI 10.1016/S0140-6736(97)08140-3, PMID 9428249. Kalkulator ini memakai skor termodifikasi yang lebih baru (Wells PS dkk. N Engl J Med. 2003;349(13):1227-1235. DOI 10.1056/NEJMoa023153, PMID 14507948): riwayat DVT terdokumentasi menambah 1 poin, operasi besar dihitung dalam 12 minggu (tabel 1997 menyebut 4 minggu), dan edema dinilai bila terbatas pada tungkai yang bergejala. Sumber terbuka untuk penelusuran: MDCalc, "Wells' Criteria for DVT", https://www.mdcalc.com/calc/362/wells-criteria-dvt; pembanding: WikEM, "Deep venous thrombosis" (tabel Wells Score for DVT), https://wikem.org/wiki/Deep_venous_thrombosis.