KoasKitMasukCoba gratis 7 hari

2010 ACR/EULAR Rheumatoid Arthritis Classification Criteria

Kriteria 2010 American College of Rheumatology/European Alliance of Associations for Rheumatology (ACR/EULAR) mengklasifikasikan artritis reumatoid (rheumatoid arthritis, RA) pada pasien dengan sinovitis sendi yang jelas, dari empat komponen dengan skor total 0 sampai 10. Skor 6 atau lebih berarti pasien diklasifikasikan sebagai RA, tetapi kriteria ini dibuat untuk penelitian dan bukan uji diagnostik.

Penyakit lain yang perlu dipertimbangkan antara lain lupus eritematosus sistemik, artritis psoriatik, dan gout. Bila belum jelas, minta penilaian dokter yang berpengalaman.

Hitung bahu, siku, panggul, lutut, dan pergelangan kaki yang bengkak atau nyeri tekan, dari 0 sampai 10.

Hitung sendi metacarpophalangeal (MCP), proximal interphalangeal (PIP), metatarsophalangeal (MTP) 2 sampai 5, interphalangeal (IP) ibu jari, dan pergelangan tangan yang bengkak atau nyeri tekan, dari 0 sampai 32. Sendi distal interphalangeal (DIP), carpometacarpal (CMC) 1, dan MTP 1 tidak pernah dihitung.

Sendi temporomandibular, akromioklavikular, dan sternoklavikular, dari 0 sampai 6. Sendi ini hanya dihitung untuk kategori lebih dari 10 sendi.

Pilih kategori tertinggi dari kedua pemeriksaan. Bila faktor reumatoid hanya dilaporkan positif atau negatif, anggap hasil positif sebagai positif rendah. Nilai pasien hanya bila setidaknya satu dari kedua pemeriksaan tersedia.

Normal atau abnormal mengikuti standar laboratorium setempat. Nilai pasien hanya bila setidaknya satu dari kedua pemeriksaan tersedia.

Pakai durasi terlama dari nyeri, bengkak, atau nyeri tekan pada sendi yang terlibat saat penilaian, apa pun pengobatannya.

Pasien seperti ini diklasifikasikan sebagai RA berapa pun skornya, termasuk bila penyakitnya sedang tidak aktif.

Kriteria penilaian

KriteriaPoin
1 sendi besar yang terlibat0
2 sampai 10 sendi besar yang terlibat1
1 sampai 3 sendi kecil yang terlibat (dengan atau tanpa sendi besar)2
4 sampai 10 sendi kecil yang terlibat (dengan atau tanpa sendi besar)3
Lebih dari 10 sendi yang terlibat (setidaknya 1 sendi kecil)5
Rheumatoid factor (RF) dan anti-cyclic citrullinated peptide (anti-CCP) keduanya negatif0
RF atau anti-CCP positif rendah2
RF atau anti-CCP positif tinggi3
C-reactive protein (CRP) dan erythrocyte sedimentation rate (ESR) keduanya normal0
CRP atau ESR abnormal1
Gejala berlangsung kurang dari 6 minggu0
Gejala berlangsung 6 minggu atau lebih1
Skor total0 sampai 10

Keterangan

  • RA (Rheumatoid Arthritis): artritis reumatoid, peradangan kronis pada sendi.
  • ACR (American College of Rheumatology) dan EULAR (European Alliance of Associations for Rheumatology): dua organisasi reumatologi yang menyusun kriteria ini pada 2010.
  • Skor total (Total score): jumlah poin dari empat komponen, yaitu keterlibatan sendi, serologi, reaktan fase akut, dan lama gejala. Nilainya berkisar dari 0 sampai 10, dan skor 6 atau lebih berarti pasien diklasifikasikan sebagai RA.
  • Sendi besar (Large joints): bahu, siku, panggul, lutut, dan pergelangan kaki yang bengkak atau nyeri tekan. Jumlahnya berkisar dari 0 sampai 10.
  • Sendi kecil (Small joints): sendi MCP, PIP, MTP 2 sampai 5, IP ibu jari, dan pergelangan tangan yang bengkak atau nyeri tekan. Jumlahnya berkisar dari 0 sampai 32.
  • MCP (Metacarpophalangeal), PIP (Proximal Interphalangeal), MTP (Metatarsophalangeal), IP (Interphalangeal), DIP (Distal Interphalangeal), dan CMC (Carpometacarpal): nama sendi tangan dan kaki yang dipakai untuk menghitung sendi kecil. Sendi DIP, CMC 1, dan MTP 1 tidak pernah dihitung.
  • RF (Rheumatoid Factor) dan anti-CCP (anti-Cyclic Citrullinated Peptide antibody): dua antibodi yang diperiksa dari darah. Hasilnya dibandingkan dengan batas atas normal (Upper Limit of Normal, ULN) laboratorium, yaitu negatif bila sama dengan atau di bawah ULN, positif rendah bila di atas ULN sampai 3 kali ULN, dan positif tinggi bila lebih dari 3 kali ULN.
  • CRP (C-Reactive Protein) dan ESR (Erythrocyte Sedimentation Rate): penanda radang dalam darah, dalam satuan yang dipakai laboratorium setempat. Hasilnya dinilai normal atau abnormal menurut standar laboratorium itu.
  • Lama gejala (Duration of symptoms): lama gejala sinovitis menurut pasien, dalam satuan minggu. Poinnya 0 bila kurang dari 6 minggu dan 1 bila 6 minggu atau lebih.

Cara membaca skor

  • Pasien diklasifikasikan sebagai RA, baik karena skor total mencapai 6 atau lebih dari 10 pada pasien dengan sinovitis yang jelas, maupun karena penyakit erosif atau penyakit lama yang dahulu sudah memenuhi kriteria.
  • Skor kurang dari 6 berarti pasien belum bisa diklasifikasikan sebagai RA untuk saat ini. Pasien bisa dinilai ulang nanti, dan kriteria bisa terpenuhi secara kumulatif seiring waktu.
  • Kriteria ini hanya berlaku untuk pasien dengan sinovitis yang jelas pada setidaknya satu sendi dan penyakit lain tidak menjelaskannya lebih baik, jadi skornya tidak dipakai untuk klasifikasi.
  • Penyakit erosif yang khas RA, atau penyakit lama yang dahulu sudah memenuhi kriteria, diklasifikasikan sebagai RA berapa pun skor saat ini.

Ini adalah kriteria klasifikasi untuk menyeragamkan pasien yang masuk penelitian, bukan uji diagnostik. Pasien yang tidak memenuhinya tetap bisa menderita RA, dan dokter tetap bisa menegakkan diagnosis RA dari penilaian klinis.

Pasien ditempatkan pada kategori sendi tertinggi yang berlaku, sehingga 2 sendi besar ditambah 2 sendi kecil masuk kategori 1 sampai 3 sendi kecil. Sendi dengan riwayat cedera baru tidak dihitung.

Contoh perhitungan

Sebagai contoh, seorang pasien datang dengan tiga sendi kecil tangan bengkak sejak 8 minggu, tanpa penyakit lain yang lebih menjelaskan, dengan RF positif rendah dan ESR meningkat. Skornya 6 dari 10 (sendi 2, serologi 2, fase akut 1, lama gejala 1), sehingga pasien diklasifikasikan sebagai RA.

Sumber

Aletaha D, Neogi T, Silman AJ, Funovits J, Felson DT, Bingham CO 3rd, Birnbaum NS, Burmester GR, Bykerk VP, Cohen MD, Combe B, Costenbader KH, Dougados M, Emery P, Ferraccioli G, Hazes JMW, Hobbs K, Huizinga TWJ, Kavanaugh A, Kay J, Kvien TK, Laing T, Mease P, Menard HA, Moreland LW, Naden RL, Pincus T, Smolen JS, Stanislawska-Biernat E, Symmons D, Tak PP, Upchurch KS, Vencovsky J, Wolfe F, Hawker G. "2010 Rheumatoid arthritis classification criteria: an American College of Rheumatology/European League Against Rheumatism collaborative initiative." Ann Rheum Dis. 2010;69(9):1580-1588. DOI 10.1136/ard.2010.138461, PMID 20699241. Dimuat bersamaan di Arthritis Rheum. 2010;62(9):2569-2581, DOI 10.1002/art.27584, PMID 20872595.