World Health Organization (WHO) Dehydration Classification
World Health Organization (WHO) Dehydration Classification menilai derajat dehidrasi pada anak dengan diare dari empat tanda klinis. Dua atau lebih tanda berat berarti dehidrasi berat (Treatment Plan C), dua atau lebih tanda abnormal berarti dehidrasi ringan atau sedang (Treatment Plan B), dan selebihnya tidak ada tanda dehidrasi (Treatment Plan A).
Kriteria penilaian
| Derajat dehidrasi | Tanda yang dipakai |
|---|---|
| Dehidrasi berat (Treatment Plan C) | Dua atau lebih tanda berat ada, yaitu anak letargis atau tidak sadar, matanya cekung, anak malas minum atau tidak bisa minum, dan cubitan kulit kembali sangat lambat. |
| Dehidrasi ringan atau sedang (Treatment Plan B) | Belum dua tanda berat, tetapi dua atau lebih tanda abnormal ada. Tanda abnormal itu adalah anak gelisah, rewel, atau letargis, matanya cekung, anak haus dan minum dengan lahap atau malas minum, serta cubitan kulit kembali lambat atau sangat lambat. |
| Tidak ada tanda dehidrasi (Treatment Plan A) | Kurang dari dua tanda abnormal. Biasanya anak sadar baik, matanya normal, anak minum biasa dan tidak haus, dan cubitan kulit kembali cepat. |
Keterangan
- WHO (World Health Organization): badan kesehatan dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menerbitkan manual tata laksana diare.
- Treatment Plan A, B, dan C: tiga rencana terapi WHO untuk diare, yaitu A (terapi cairan di rumah), B (rehidrasi oral), dan C (rehidrasi intravena).
- Severe signs present (tanda berat yang ada): jumlah tanda berat dari empat tanda, yaitu letargis atau tidak sadar, mata cekung, malas minum atau tidak bisa minum, dan cubitan kulit kembali sangat lambat. Nilainya berkisar dari 0 sampai 4.
- Abnormal signs present (tanda abnormal yang ada): jumlah tanda abnormal dari empat tanda, termasuk tanda dehidrasi ringan atau sedang dan tanda berat. Nilainya berkisar dari 0 sampai 4.
- Skin pinch (cubitan kulit, turgor): kecepatan kulit perut kembali ke bentuk semula setelah dicubit, yaitu cepat, lambat, atau sangat lambat.
Cara membaca skor
- Tidak ada tanda dehidrasi. Ikuti Treatment Plan A dari World Health Organization (WHO), yaitu terapi cairan di rumah untuk mencegah dehidrasi.
- Anak mengalami dehidrasi ringan atau sedang. Ikuti Treatment Plan B dari World Health Organization (WHO), yaitu rehidrasi oral. Kalkulator ini hanya menggolongkan derajat dehidrasi dan tidak menghitung volume cairan.
- Anak mengalami dehidrasi berat. Segera ikuti Treatment Plan C dari World Health Organization (WHO), yaitu rehidrasi intravena. Kalkulator ini hanya menggolongkan derajat dehidrasi dan tidak menghitung volume cairan.
Penggolongan ini mengikuti bagian 3.3.1 dan Tabel 1 pada manual World Health Organization (WHO) tentang tata laksana diare. Dehidrasi berat ditegakkan bila dua atau lebih tanda berat ada, yaitu letargis atau tidak sadar, mata cekung, malas minum atau tidak bisa minum, dan cubitan kulit kembali sangat lambat. Bila belum mencapai itu, dehidrasi ringan atau sedang ditegakkan bila dua atau lebih tanda abnormal ada, baik tanda ringan atau sedang (gelisah atau rewel, mata cekung, haus dan minum dengan lahap, cubitan kulit kembali lambat) maupun tanda berat. Satu tanda abnormal yang berdiri sendiri belum cukup untuk menggolongkan dehidrasi, tetapi anak yang tampak sakit tetap perlu dinilai secara klinis menyeluruh. Cubitan kulit kurang andal pada anak dengan gizi buruk atau obesitas.
Contoh perhitungan
Sebagai contoh, seorang anak dengan diare tampak gelisah, matanya cekung, dan ia minum dengan lahap, sedangkan cubitan kulit perutnya kembali cepat. Ada 3 tanda abnormal dan 1 tanda berat, sehingga anak tergolong dehidrasi ringan atau sedang (Treatment Plan B).
Sumber
World Health Organization. The Treatment of Diarrhoea: A Manual for Physicians and Other Senior Health Workers, edisi revisi ke-4. Geneva: WHO, 2005. ISBN 92 4 159318 0, WHO/FCH/CAH/05.1, https://www.who.int/publications/i/item/9241593180 . Bagian 3.3.1 dan Tabel 1 (halaman 7 dan 8) memuat penggolongan dehidrasi menjadi tanpa dehidrasi, dehidrasi ringan atau sedang, dan dehidrasi berat, beserta hubungannya dengan Rencana Terapi A, B, dan C yang diikuti alat ini. Manual ini menggolongkan derajat dehidrasi dari tanda klinis dan tidak memuat skor numerik.