Corrected Age for Prematurity
Corrected age, atau usia terkoreksi, menyesuaikan usia bayi yang lahir prematur (kurang dari 37 minggu) dengan mengurangi jumlah minggu kelahirannya sebelum 40 minggu dari usia kronologisnya. Hasilnya berupa usia dalam minggu dan bulan. Bayi yang lahir pada usia gestasi 37 minggu atau lebih tidak dikoreksi, dan koreksi umumnya berhenti pada usia kronologis 24 bulan.
Rumus ini memberi perkiraan, bukan nilai pasti. Sesuaikan hasilnya dengan kondisi pasien.
Kriteria penilaian
| Ketentuan | Nilai |
|---|---|
| Bayi yang dikoreksi | Lahir pada usia gestasi kurang dari 37 minggu |
| Usia gestasi cukup bulan sebagai acuan | 40 minggu |
| Batas usia kronologis untuk koreksi | 24 bulan (batas yang paling umum dipakai) |
Rumus
Usia terkoreksi = usia kronologis dikurangi (40 minggu dikurangi usia gestasi saat lahir)
Kalkulator ini mengubah minggu menjadi bulan dengan rata-rata 30,4368 hari per bulan, sehingga hasilnya bisa berbeda sedikit dari perhitungan manual yang menganggap 1 bulan sama dengan 4 minggu. Usia terkoreksi bisa bernilai negatif bila bayi belum mencapai usia cukup bulan.
Keterangan
- Usia terkoreksi (Corrected age) adalah usia bayi prematur yang disesuaikan dengan usia gestasi cukup bulan. Hasilnya dalam satuan minggu dan bulan.
- Usia kronologis (Chronological age) adalah usia sejak tanggal lahir sampai tanggal kunjungan. Hasilnya dalam satuan minggu.
- Usia gestasi saat lahir (Gestational age at birth) adalah lama kehamilan saat bayi lahir, dalam satuan minggu. Bayi dikoreksi bila nilainya kurang dari 37 minggu.
- Angka 40 adalah usia gestasi cukup bulan yang dipakai sebagai acuan, dalam satuan minggu.
- Konversi minggu ke bulan memakai rata-rata 30,4368 hari per bulan.
- DCYF (Department of Children, Youth, and Families) adalah dinas pemerintah Washington State, dan AAP (American Academy of Pediatrics) adalah organisasi dokter anak di Amerika Serikat. Keduanya menjadi sumber batas koreksi pada catatan hasil.
Cara membaca skor
- Bayi ini lahir prematur (kurang dari 37 minggu), sehingga usianya perlu dikoreksi. Batas 37 minggu berasal dari panduan Department of Children, Youth, and Families (DCYF) Washington State, bukan dari pernyataan American Academy of Pediatrics (AAP) 2004.
- Bayi ini lahir cukup bulan (37 minggu atau lebih), sehingga usia terkoreksinya sama dengan usia kronologis dan koreksi tidak diperlukan.
- Usia kronologis masih di bawah 24 bulan, batas koreksi yang paling umum dipakai. Pernyataan American Academy of Pediatrics (AAP) 2004 menyebut koreksi dipakai sampai usia 3 tahun (Pediatrics 2004;114:1362-1364, hlm. 1363), sedangkan batas 24 bulan berasal dari panduan intervensi dini.
- Usia kronologis sudah melewati 24 bulan. Banyak program intervensi dini berhenti mengoreksi pada usia ini, sedangkan pernyataan American Academy of Pediatrics (AAP) 2004 membolehkan koreksi sampai usia 3 tahun (hlm. 1363).
Contoh perhitungan
Sebagai contoh, seorang bayi lahir pada 5 Januari 2026 dengan usia gestasi 32 minggu dan dinilai pada 4 Mei 2026. Usia kronologisnya 17 minggu, sehingga usia terkoreksinya 9 minggu atau sekitar 2,1 bulan.
Sumber
Engle WA; American Academy of Pediatrics Committee on Fetus and Newborn. “Age Terminology During the Perinatal Period.” Pediatrics. 2004;114(5):1362-1364. DOI 10.1542/peds.2004-1915, PMID 15520122 (ditegaskan kembali 2008, 2014, 2021). Makalah ini memuat rumusnya dan menyebut koreksi dipakai sampai usia 3 tahun. Batas 24 bulan dan aturan 37 minggu yang dipakai alat ini berasal dari panduan yang lebih baru, bukan dari makalah itu: Washington State DCYF, “Age Correction in Evaluation and Assessment of Prematurely Born Infants” (2020), https://www.dcyf.wa.gov/sites/default/files/pdf/esit/AgeCorrect-PrematureGuide.pdf.